Rezaldy Pengangguran yang doyan rebahan.

Perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L

2 min read

Perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L

Apakah kamu tahu perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L pada perangkat keras laptop?

Beberapa waktu yang lalu, ketika saya tengah melihat spesifikasi laptop baru saya, saya menemukan hal yang tak biasa saya lihat, yakni RAM dengan jenis DDR3L.

Hal tersebut mulai menarik perhatian saya untuk mengetahui perbedaan jenis RAM yang mengandung huruf L dibelakangnya ini dengan RAM yang tidak memiliki huruf L dibelakangnya.

Setelah saya melakukan pencarian, pada akhirnya saya memahami apa yang menjadi pembeda antara kedua RAM tersebut. Membedakan jenis RAM ini penting untuk kamu yang ingin membeli RAM baru.

Perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L

Memilih RAM yang tepat, dapat membuat kinerja laptop berjalan dengan baik, sebaliknya, RAM yang tidak sesuai dapat membuat laptop bahkan tidak bisa menyala.

Nah, apabila kamu ingin membeli RAM, kamu harus mengetahui apakah RAM tersebut cocok dengan laptop kamu atau tidak dimulai dengan mengetahui terlebih dahulu perbedaan kedua jenis RAM ini.

Berikut adalah perbedaan RAM DDR3 dan DDR3L:

  • DDR3 biasa membutuhkan tegangan listrik sebanyak 1,5 volt, sementara DDR3L adalah RAM yang membutuhkan tegangan listrik sebanyak 1,35 volt, lebih hemat dari DDR3.
  • RAM DDR3 hanya dapat bekerja pada tegangan tertentu, sehingga dapat dikatakan single voltage capable. Sementara DDR3L masih tetap bisa berjalan walaupun tidak dalam jumlah voltnya, oleh karena itu, DDR3L juga sering disebut sebagai dual voltage capable.
  • Pada bagian label fisiknya, DDR3 hanya memiliki kodenya saja tanpa ada embel-embel L dibelakangnya, sementara untuk DDR3L akan memiliki huruf L pada bagian kodenya.

Sekilas, memang terlihat sama, namun ternyata ada sedikit perbedaan antara kedua jenis RAM tersebut, oleh karena itu, penting bagi kalian untuk mengetahui perbedaan dari kedua jenis RAM ini.

Mengetahui Jenis RAM di Laptop

Selanjutnya, jika kalian ingin mengetahui RAM yang terpasang di laptop kalian adalah DDR3 atau DDR3L, kalian bisa menggunakan software bantuan bernama CPU-Z.

Kamu dapat mengunduh aplikasi CPU-Z secara gratis melalui halaman website resminya. Dalam aplikasi ini, kamu bisa melihat spesifikasi yang lebih mendetail mengenai perangkat laptop kamu, termasuk jenis RAM yang dipakai, dan dapat juga digunakan dalam cara melihat bit laptop.

Nah, untuk mengetahui jenis RAM di laptop memakai DDR3 atau DDR3L, kamu bisa membuka tab menu SPD pada CPU-Z, kemudian lihatlah kolom Voltage pada bagian bawah aplikasi.

Jika kamu mendapati bagian Voltage bertuliskan 1.5 V, artinya laptop kamu memakai RAM DDR3, sedangkan jika bertuliskan 1.35 V, artinya laptop kamu tengah memakai RAM DDR3L.

Bisakah DDR3L Dipasang di Slot DDR3?

Yang seringkali menjadi pertanyaan adalah apakah kedua RAM tersebut dipasang pada dua jenis slot yang berbeda, baik itu untuk memasang DDR3L di slot DDR3 atau sebaliknya.

Jika kamu ingin memasang RAM DDR3L pada slot DDR3 maka jawabannya adalah bisa. Karena seperti yang telah tadi disinggung, DDR3L bersifat dual voltage capable, sehingga bisa dijalankan pada tegangan yang tidak sama.

Namun untuk sebaliknya, jika kamu akan memasang RAM DDR3 pada slot DDR3L, maka kamu tidak disarankan untuk melakukannya. Karena DDR3 sendiri bersifat single voltage capable.

Menurut sejumlah pengalaman pengguna yang telah mencobanya, beberapa hari setelah memasang RAM DDR3 pada slot DDR3L, laptop memang berjalan normal. Namun, setelah beberapa bulan kemudian, mulai terjadi banyak masalah.

Masalah yang sering didapatkan adalah blue screen atau layar yang menjadi blank walaupun laptop dinyalakan. Karenanya, sangat tidak disarankan untuk memasang RAM DDR3 pada slot DDR3L.

Akhir Kata

Nah, setelah kamu mengetahui perbedaan pada kedua jenis RAM tersebut, kini kamu dapat membeli RAM yang mendukung laptop kamu tanpa perlu khawatir salah membeli RAM lagi.

Pada dasarnya, kedua jenis RAM tersebut dapat saling menggantikan satu sama lain. Namun, jika kamu memakai memori dual channel, sebaiknya tidak digunakan bersamaan untuk mencegah ketimpangan daya.

Jika laptop kamu mendukung jenis RAM DDR3, maka akan lebih fleksibel, karena dapatat menggunakan jenis apapun asal tidak dipakai secara bersamaan.

Nah, sementara jika laptop kamu mendukung RAM DDR3L, maka laptop kamu tidak bisa dipasangi oleh jenis RAM DDR3. Biasanya jika kamu memaksakan, sistem tidak akan bisa membaca jenis RAM kamu.

Nah, mungkin itulah sedikit ulasan kami kali ini mengenai perbedaan dari kedua jenis RAM tersebut. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu. Apabila masih ada yang ingin ditanyakan, silahkan komentar di bawah.

Rezaldy Pengangguran yang doyan rebahan.

Cara Downgrade Windows 10

Rezaldy
1 min read

Cara Mengatasi NSIS Error

Rezaldy
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *